Tampilkan postingan dengan label Stress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stress. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 November 2010

Apa yang paling umum dirasakan oleh mereka yang sedang dalam masalah? Stress pasti ada di daftar jawaban anda.

Beragam cara diusulkan oleh para pakar untuk mengatasi stress, mulai dari terapi hingga obat-obatan. Namun cara-cara yang diusulkan belum tentu berhasil jika cara memandang masalah itu sendiri tidak dirubah. Stress adalah masalah mental dibanding fisik. Cara untuk mengatasinya tentu harus dengan pendekatan psikologi, karena ini masalah sudut pandang dalam memandang suatu masalah.

Senin, 09 Agustus 2010

Asam lambungku naik!

Beberapa hari ini aku merasakan lambungku bermasalah. Selera makan turun drastis, utamanya saat makan siang. I really lost the appetite!

Dari pengalamanku selama ini, gejala yang aku rasakan sekarang ini berkorelasi langsung dengan pikiran yang kacau. Hmm...kurasa ada benarnya juga.

Aku pernah membaca beberapa artikel kesehatan tentang besarnya andil suasana hati/pikiran dalam kesehatan tubuh. Beberapa penyakit menunjukkan gejala aktif saat pikiran sedang tidak tenang atau stress. Mulai dari sakit pada tulang belakang, rasa mual, migrain, maag. Bahkan menurut penilitan, luka pada penderita diabetes akan sulit sembuh jika penderita tersebut mengalami stress.

Ada artikel menarik yang baru saja aku baca tentang penanganan klinis yang cukup ringan dalam mengatasi stress, namanya Diaphragmatic Breathing. Kurang lebih maknanya adalah dengan bernafas dengan memaksimalkan gerakan diafragma (bagian lambung hingga diatas pinggang). Saat bernafas menggunakan teknik ini, oksigen akan maksimal ditarik kedalam darah, meningkatkan kadar oksigen dalam darah. Selain itu pergerakan pernafasan ini membuat tubuh menjadi lebih rileks.

Rabu, 03 Februari 2010


Siapa yang gak pernah stress? Keseharian, pekerjaan, hubungan dengan pasangan dan banyak lagi yang memicu siapa saja untuk mencicipi stress.

Ada saja beberapa saat ketika masalah saling bertumpuk menyebabkan dada sesak, otot leher menjadi tegang, nafsu makan turun, mudah marah. Salah senggol pokoknya libas!

Disinilah perlunya manajemen stress. Menurut bibi wikipedia, manajemen stress adalah kemampuan penggunaan sumber daya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan (respon). Tujuan dari manajemen stres itu sendiri adalah untuk memperbaiki kualitas hidup individu itu agar menjadi lebih baik.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Langganan RSS Feed Follow me on Twitter!