Senin, 09 Mei 2011

Hari ini rasanya aku ingin menulis, apa saja. Jadi posting kali ini akan lebih bersifat curhat daripada sharing informasi.

Beberapa bulan yang lalu aku dan istri sepakat untuk membeli mobil khusus keluarga. Anak-anak yang sudah semakin besar dan sebentar lagi akan sama-sama berangkat ke sekolah (TK) bersamaan. Ditambah emakku yang tinggal bersama kami. Tentu repot sekali kalau harus mengantar anak-anak sekolah dengan motor kesayanganku. Cuaca yang tidak menentu, salahkan pemanasan global, resiko anak jatuh sakit jadi tinggi. Belum lagi resiko bahaya di jalanan, hih! Ngeri.

Waktu itu semuanya mungkin sekedar wacana, melihat penghasilan kami berdua ditambah beban cicilan rumah dan motor. Tapi kami sepakat untuk berusaha membeli mobil, entah dari mana rejekinya. Hahaha.

Tak dinyana, bulan akhir bulan kemarin, sebuah Hyundai Atoz berwarna gold metalik keluaran 2003 resmi jadi 'anggota keluarga' kami menemani Thunder. Excited.

Dari mana datangnya rejeki? hahaha rahasia. Tapi akhirnya salah satu cita-cita kami tercapai sudah.

Kekuatan Keinginan

Aku percaya dengan mekanisme kekuatan keinginan. Saat manusia menginginkan sesuatu, secara sadar atau tidak, Ia mempersiapkan diri secara mental untuk mendapatkan keinginan tersebut. Dari persiapan mental kemudian manusia akan mencoba mencari cara dan celah agar keinginan itu bisa jadi kenyataan. Bekerja lebih giat, menabung, membatasi pengeluaran, menciptakan peluang, silahkan perpanjang daftar ini. Hingga pada deadline yang ditentukan, hasilnya akan ketahuan. Berhasil atau tidak sesungguhnya bukan faktor dari keberuntungan (luck) tapi lebih kepada kesiapan diri sendiri. Artinya jika anda kemudian gagal mendapatkan suatu keinginan, jangan-jangan memang anda belum siap mendapatkan keinginan tersebut. Bukankah merupakah hal yang baik jika Anda dihindarkan dari mendapatkan sesuatu yang kemudian berpotensi menambah masalah dibelakang hari?

Tapi, jika anda ingin mendapatkan sesuatu, hal pertama yang harus dilakukan adalah benar-benar inginilah hal tersebut. Timbulkan keyakinan bahwa anda akan mendapatkan keinginan tersebut.

Keadaan Mendesak

Suatu keinginan sering tinggal hanya menjadi keinginan belaka. Ada faktor lain yang tidak kalah krusial setelah anda menetapkan keinginan. Faktor tersebut adalah penetapan waktu/deadline. Dengan menentukan deadline, anda akan 'terjebak' dalam suatu keadaan dimana anda harus berupaya mendapatkan keinginan tersebut dalam rentang waktu yang sudah anda patok sebelumnya.

Pada dasarnya manusia suka berkompetisi. Adrenalin yang memacu sanggup memicu semangat dan kreativitas. Bukankah sering kita lihat banyak orang yang luar biasa sukses karena dipicu keadaan yang mendesak? Keadaan yang mendesak karena faktor deadline harus kita ciptakan untuk memacu diri sendiri menjadi lebih kreatif dan lebih pintar.

Beritahu Semua Orang

Jika keinginan sudah ditetapkan dan tanggal deadline telah dilingkari di kalender kamar anda, sekarang saatnya umumkan ke teman-teman anda tentang keinginan anda. Aku melakukan itu. Karena memang aku tipe orang yang suka bercerita, dengan santai saja aku mengatakan ke teman-teman dekat bahwa aku akan membeli mobil keluarga paling lambat bulan Mei tahun ini. Aku tidak perduli apakah omonganku dianggap gurauan, bualan atau mimpi belaka. Tapi aku melakukan itu.

Dengan memberitahu semua orang tentang keinginanku, aku menambahkan faktor tekanan ke diri sendiri untuk mencari cara mendapatkan keinginan. Resiko menanggung malu tentu suatu hal yang mutlak jika aku gagal membeli mobil. Dan tentu aku tidak ingin itu. Tapi faktor tekanan memang dibutuhkan disini. Dan aku berhasil.

Rejeki bukan kita yang atur, kita sepakat. Tapi rejeki juga tidak datang mengantarkan diri jika kita tidak membuka peluang. Dan cara membuat peluang paling sederhana adalah dengan :
  1. Membuat keinginan
  2. Menetapkan batas waktu bagi usaha pencapaian itu
  3. Menambahkan faktor tekanan untuk memaksimalkan usaha
Make a wish, you never know it may come true. Menurut anda?
Categories:

6 komentar:

  1. wah, mantep nih. harus di coba "try this" sharing yang menarik :)

    BalasHapus
  2. thundernya masih kepake om?

    Sayang klo disia2kan,... sini,..

    masih ada yg lebih membutuhkan :P

    BalasHapus
  3. lah itu kesayanganku loh!

    BalasHapus
  4. Waw mantep Bang Hery!

    Saya jg lagi ada keinginan untuk membeli kendaraan. Yup, tips dari Bang Hery mantap. Patut ditiru nih! :D

    BalasHapus
  5. dan lihat apa yang terjadi...(niru mario teguh)

    hahaha

    BalasHapus
  6. benar kata bang Hery,..apa yg abang lakukan sudah ada di otak saya,..tinggal actionnya saja bang,..makasi,.salam kenal...^^

    BalasHapus

Komentar Anda..?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Langganan RSS Feed Follow me on Twitter!